Senin, 18 Oktober 2010

PERBANDINGAN AKUNTANSI KEUANGAN INTERNASIONAL(I)

PENDAHULUAN

    Pada bab ini, kita akan menguraikan secara singkat sistem akuntansi di beberapa negara maju dengan menggunakan klasifikasi budaya yang telah dibahas dalam bab sebelumnya. Maka kita akan mereview sistem akuntansi Amerika Serikat, Inggris, dan Australia yang mewakili wilayah anglo-amerika; Belanda dan Swedia sebagai wakil dari negara-negara Nordic; Jerman dan Swiss sebagai wakil negara-negara Germanic. Prancis, italia dan Spanyol sebagai wakil dari negara latin; dan Jepang sebagai wakil dari negara-negara asia. Negara-negara berkembang seperti Brasil, Meksiko, Cina, India, Indonesia, Malaysia, Russia dan Thailand akan kita diskusikan pada bab berikutnya.
    Negara-negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Australia,Belanda, Swedia, Jerman, Swiss, Prancis, Itali, Spanyol dan Jepang mendominasi pasar modal dunia. Sebagai tambahan, negara-negara tersebut memimpin perkembangan standar akuntansi internasional. Enam Negara tersebut adalah anggota pendiri Komite standar akuntansi internasional, yang dikenal dengan Internasional Accounting Standars Board (IASB) yaitu Prancis, Jerman, Belanda, Inggris, dan Amerika Serikat.

AKUNTANSI ANGLO-AMERIKA
    Tidak ada keraguan bahwa Akuntansi Anglo-Amerika dapat menjadi ciri dari akuntansi di Eropa, Asia, Amerika Latin dan di banyak bagian dunia yang lainnya. Prakteknya tidak hanya di Amerika Serikat dan Inggris tetapi juga meluas ke beberapa wilayah dan negara. Misalnya Inggris mempunyai pengaruh kolonial yang besar, seperti di Australia, Kanada, Hong Kong, India, Irlandia, Kenya, Malaysia, New Zealand, Nigeria, Singapora, dan Afrika Selatan. Anglo-Amerika akuntansi menjadi lebih relatif dan kurang konservatif dan lebih transparan daripada di nengara-negara Latin, Jerman, dan Jepang.

Amerika Serikat
    Sitem akuntansi di Amerika Serika sangat mirip dengan di Inggris, mungkin ini sebagai dampak dari sejarah dan hubungan investasi diantara kedua negara tersebut. Sama halnya dengan bahasa dan sistem hukum dari Amerika Serikat yang berasal dari Inggris, jadi sebagai bapak pendiri sistem akuntansi Amerika Serikat, termasuk pelopor seperti Arthur Young (lulusan universitas Glasgow tahun 1880-an). Meskipun demikian Amerika Serikat lebih banyak mengadaptasikan dibandingkan dengan menerima tradisi akuntansi Inggris.
    Di Amerika Serikat, akuntansi lebih fokus pada perusahaan besar dan ketertarikan investor, kebutuhan kreditor dan pengguna yang lainnya. Informasi yang relevan untuk kebutuhan bisnis adalah subyek puncak untuk batasan kemampuan kembali.
    Pasar sekuritas berpengaruh dominan terhadap peraturan akuntansi di Amerika Serikat. Keamanan dan perlindungan investor diatur dan diwajibkan pada tingkat pemerintah federal di bawah Securites Act of 1933 dan Securities Act of 1934.
    The Securites and Exchange Commision (SEC) didirikan dengan toritas yang sah untuk mewajibkan hukum dan rumus sekuritas sama halnya dengan mewajibkan standar akuntansi. Meskipun, SEC diperkenalkan sebagai otoritas prinsip-prinsip akuntansi diterima umum ( Generally Aceppted Accounting Principles / GAAP) yang dijadikan standar oleh Financial Accounting Standards Board (FASB), yang didirikan pada tahun 1973. FASB merupakan pendekatan yang sangat terbukauntuk seting standar yang dikenal sebagai operasi "in the sunshine" Semua pertemuan terbuka untuk umum, dan berbagai opini dicari dalam kerumitan "due process" untuk memastikan bahwa kepentingan publik telah dilayani dengan baik. Untuk membantu merumuskan standar-standar baru dan meningkatkan yang telah ada. FASB telah mengembangkan konsep kerangka kerja yang eksplisit mengenai objektivitas dan kualitas karakteristik untuk pelaporan keuangan. FASB mengumumkan Statement of Financial Accounting Standards (SFAS). Standar FASB sangat detail dan juga banyak perbandingan, contohnya Standar Inggris.

Inggris
    Di Inggris, sama seperti di Amerika Serikat, keunggulan tempat memberikan informasi yang diperlukan investor. Meskipun kebanyakan keperluan dari kelompok yang lainnya akan sangat mirip dengan investor dan akan begitu memuaskan dalam beberapa kejadian. Keperluan khusus dari kelompok yang lainnya biasanya akan bertemu secara pribadi.
    Seperti di Amerika Serikat, pasar sekuritas mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap praktek akuntansi, meskipun demikian hal tersebut tidak mendominasi proses dari peraturan-peraturan akuntansi. Hukum perusahaan di Inggris lebih luas daripada peraturan sekuritas di Amerika. Peraturan perusahaan di inggris pada tahun 1985, yang mengkonsolidasikan semua peraturan perusahaan sebelumnya yang masih ada dan berkembang menjadi peraturan perusahaan setelah tahun 1989, termasuk persyaratan akuntansi untuk semua perseroan terbatas,tidak hanya untuk perusahaan besar atau yang telah terdaftar di bursa efek.
    Terdapat beberapa revisi terhadap peraturan usaha Inggris,pada beberapa tahun yang lalu, yang pertama adalah untuk mengimplikasikan European Union (EU) Fourth Directive pada akun perusahaan dan Seventh Directive pada akun konsolidasi, pada tahun 1981 dan 1989, terlebih dahulu pada tahun 1980an, hukum perusahaan memberikan lebih banyak dari pada kerangka untuk peraturan akuntansi didalam profesi akuntansi yang diatur lebih detail mengenai peraturan-peraturan akuntansi. Selagi peraturan usaha sesungguhnya menyertakan persyaratan spesifik, ini adalah sangat terkait dengan pengungkapan, begitu meninggalkan berbagai hal mengenai pertimbangan profesi. Pendekatan yang sangat pleksibel ini tetap mengabaikan persyaratan yang sah bahwa akun perusahaan harus disajikan dengan benar dan adil sesuai dengan posisi keuangan perusahaan. Prinsip ini mengesampingkan persyaratan yang detail dari hukum dan berbagai standar akuntansi, prinsip bahwa akun harus disajikan secara benar dan terlihat adil juga dipakai oleh uni eropa pada sistem akuntansinya.
    Profesi akuntan di Inggris telah independen sejak asosiasi profesional pertama di bentuk pada tahun 1850an. Akuntansi kebanyakan mengenai disiplin independen yang diperoleh dari kebutuhan bisnis individu. Akuntan profesional dan independen membuat pernyataan, juga sebagai akuntan perusahaan dan auditor, sesuai dengan metode yang digunakan untuk akuntan pribadi. Tradisi akuntansi ini sekarang telah ditingkatkan dengan lebih banyak regulasi sebagai hasil kritik mengenai fleksibelitas dari standar akuntansi profesional yang digunakan untuk penyiapan akun perusahaan sama baiknya dengan tekanan bidang pemerintahan dan perkembangan di harmonisasi uni Eropa. Pada tahun 1970, untuk melubangi intervensi pemerintah, profesi menyediakan sendiri pengatur organisasi. Accounting Standards Steering Committee (ASSC), yang sesudah itu dirubah menjadi Accounting Standards Committee (ASC). Arah dari ASC adalah untuk mengembangkan Statement of Standard Accounting Practice (SSAPs) yang diadopsi dan mengarahkan enam tanggung jawab profesional. Sebanyak 25 SSAPs diumumkan oleh ASC.
    Accounting Standards Board (ASB) yang baru dapat mengeluarkan standar pelaporan keuangan (FRSs). Dan juga terdapat sanksi yang sah untuk perusahaan yang tidak mematuhi FRSs dan standar akuntansi. ASB memperkenalkan persyaratan untuk memberikan pandangan yang benar dan adil boleh membenarkan berangkat dari standar akuntansi, tetapi hal ini mengesankan yang tidak muncul sebagai hasil sebuah rezim yang lebih keras dari pada di masa lalu yang konsisten dengan pernyataan bahwa karena standar akuntansi diformulasikan dengan objektif untuk meyakinkan bahwa informasi yang dihasilkan dari aplikasi mereka dengan setia menghadirkan dasar aktivitas komersial, ASB mempertimbangkan bahwa hanya dalam keadaan pengecualian akan keluar dari persyaratan standar akuntansi perlu pernyataan untuk memberikan pandangan yang benar dan adil.
    Pada tahun 2002, Uni eropa mengadopsi peraturan dan persyaratan International Financial Reporting Standards (IFRS) dengan pengecualian IAS 32 dan 39, yang sekarang ini sedang ditinjau kembali oleh IASB. Kebutuhan ini menandai revisi subtansial yang lainnya terhadap peraturan perusahaan Inggris. ASB berharap menyertakan IFRS sebelum 2005, tapi prosesnya sangat sulit dengan perkembangan IASB yang lambat dan mereka terus mengumumkan standar yang baru untuk membantu mereka mematuhi IFRS.

Australia
    Meskipun sejarah akuntansi Australia masih muda, Pengaruh Inggris bisa terlihat pada struktur akuntansi Australia, seperti kebanyakan Amerika Serikat, Australia tumbuh sebagai hasil dari migrasi warga inggris pada tahun 1800an. Oleh demikian praktek akuntansi Australia lebih focus pada informasi yang diperlukan oleh investor dibandingkan dengan keperluan pajak negara tersebut. Pada tahun 1991, the Australian Securities & Invesment Commission di bentuk untuk membantu peraturan dan menyelenggarakan hukum perusahaan untuk melindungi konsumen, investor dan kreditor.
    Standar akuntansi dibuat oleh Australian Accounting Standards Board (AASB). Aslinya, ASSB bekerja sama dengan Public Sector Accounting Standards Board untuk membuat standar Australia. The Urgent Issues Group (UIG) dibangun pada tahun 1994 untuk membantu menunjuk isu mendesak dalam bidang akuntansi kebanyakan seperti Emergency Issues Task Force (EITF) di Amerika Serikat.
    Pada tahun 1999, pengaturan standar Australia mereorganisasi ulang melalui The Corporate Law Economic Reform Program Act. Reorganisasi ini membuat Financial Reporting Council (FRC) mengatur tindakan AASB. FRC dapat memberikan AASB pengarahan tapi tidak akan bisa mempengaruhi isi dari standar akuntansi. AASB sekarang mempunyai tanggung jawab untuk membuat standar baik sektor publik maupun sektor pribadi dan bebas untuk mencari tim dan staf. UIG terus memberikan panduan mengenai isu akuntansi yang mendesak. Australia mengadopsi IFRS pada tahun 2005.

NORDIC ACCOUNTING
    Akuntansi di negara-negara nordic dalam hal-hal tertentu mirip dengan negara-negara Anglo Amerika, tetapi terdapat beberapa pengaruh penting Jerman, khususnya mengenai perpajakan. Kelompok ini termasuk Belanda, Denmark, Swedia, Finlandia dan Norwegia. Akuntansi nordic menjadi kurang konservatif dan lebih transparan daripada di Jerman dan beberapa negara latin, tetapi tidak sebanyak di kelompok negara-negara anglo amerika.

Belanda
    Belanda sangat terkenal untuk pendekatan ekonomi bisnis dan akuntansi. Sedangkan investor mempunyai jabatan tinggi, informasi yang diperlukan oleh pengguna yang lain khususnya pekerja yang dikenal pada basis sukarela. Praktek pelaporan sosial telah dibangun sejak tahun1970an dan melibatkan pengungkapan utama mengenai pekerja dan kebijakan personil baik pelaporan tahunan maupun laporan khusus.
Akuntansi di Belanda mirip dengan di beberapa negara inggris dan anglo amerika. Hukum perusahaan dan profesi akuntan merupakan pengaruh yang besar dan meskipun jumlah perusahaan yang terdafta di bursa efek relatif sedikit, terdapat lebih dari tradisi kepemilikan umum dari saham dan pandangan bisnis internasional daripada di negara eropa lainnya.
    Hukum perusahaan di Belanda menyertakan KUHP, yang berbasis pada hukum romawi. Mirip dengan kebanyakan negara-negara eropa kecuali bahwa KUHP tradisional tidak menyediakan kerangka kerja yang detail. Pengaruh dari hukum perusahaan yang tumbuh dengan mantap sejak tahun 1970. Sebelum tahun 1970 ketidakhadiran perundang-undangan pada akuntansi, kesenjangan tersebut di isi dengan pengaruh profesi akuntansi Belanda yang sekarang dikenal dengan Royal Nederland Institut van Register Accountans (NIVRA)
    Disamping ketetapan yang terperinci mengenai KUHP, penolakan ukuran menjadi aplikasi dari prinsip akuntansi yang diterima umum, yang kira-kira sama dengan prinsip kelihatan benar dan adil di Amerika.
    Corak roman peraturan di Belanda adalah ketetapan KUHP yang menarik kelompok termasuk pemilik saham, pekerja, dewan pekerja dan serikat dagang, boleh mengeluh pada Enterprise Chamber jika mereka percaya bahwa akun tersebut tidak mematuhi hukum, karenanya ini berarti hukum perusahaan sedang dilampirkan oleh putusan hukum. Mungkin ini contoh lain uniknya kompromi Belanda antara kontinental eropa dan Anglo-Amerika. Sebagai anggota dari Uni Eropa Belanda mengadopsi IFRS untuk perusahaan yang terdaftar mulai tahun 2005.

Swedia
    Tradisi akuntansi di Swedia memberikan pilihan pada keperluan informasi dari kreditor, pemerintah, dan autoritas perpajakan. Walaupun situasi ini telah berubah dengan cepat karena keterlibatan perusahaan besar swedia dalam merger dan akuisisi nternasional dan kebutuhan mereka untuk pencarian finansial dalam pasar finansial internasional. Bursa efek swedia juga berkembang dalam poin yang penting untuk negara nordic. Perkembangan terakhir menyarankan kemunculan two-tier approach untuk pelaporan perusahaan, dengan akuntan perusahaan pribadi bersiap dalam basis tradisional, berlawanan dengan akun
konsilidasi dari kelompok besar, yang mungkin lebih fokus dalam kebutuhan informasi pemegang saham.
    Walaupun perkembangan akuntansi di swedia, sama seperti di Prancis dan German, yang dipengaruhi kuat oleh peraturan perpajakan, Pengaruh dari bursa efek juga sangat penting dengan rasa hormat terhadap akuntansi dan pengungkapan oleh perusahaan besar. Banyak dari perusahaan ini adalah perusahaan multinasional dan tekanan pengungkapan oleh pasar modal internasional. Tapi berlawanan dengan Belanda, penolakan pengaruh di swedia telah dinyatakan, secara umum kegunaan informasi akuntansi untuk perencanaan ekonomi makro dan pembuatan kebijakan.
    Pada tahun 1991 sebuah dewan akuntansi (redovisningsradet) didirikan untuk mengambil alih pengaturan standar akuntansi. Bursa efek mendukung lembaga ini, sebagai tambahan, mendorong perusahaan yang terdaftar untuk mengungkapkan informasi tambahan mengenai performa, prospek, tujuan finasial, dan strategi dan lingkungan bisnis perusahaan. Rekomendasi yang dikeluarkan oleh Accounting Standar Board dan Accounting Council tidak bersifat wajib tapi bersifat menyarankan dalam konteks hukum perusahaan. Pada prakteknya pendekatan standar akuntansi swedia nampak lebih banyak orientasi konsensus dan beberapa kelonggaran pengaruh perpajakan. Sebagai anggota dari Uni Eropa Swedia mengadopsi IFRS untuk perusahaan yang terdaftar mulai tahun 2005.

GERMANIC ACCOUNTING
    Kelompok negara-negara Germanic berbeda secara signifikan dari kelompok Anglo Amerika dan nordic. Pengaruh hukum perusahaan dan perpajakan adalah yang tertinggi. Kelompok Germanic termasuk Jerman dan Austria sama halnya dengan Israel dan Swiss. Germanic accounting juga dipengaruhi oleh Prancis, dan Jepang.

Jerman
    Tradisi akuntansi di Jerman memberikan pilihan pada keperluan informasi untuk kreditor dan otoritas perpajakan. Dalam Studi terakhir Black and White (2003) memberikan bukti bahwa item-item neraca seperti nilai buku ekuitas lebih bernilai relevan daripada pendapatan di Jerman. Dalam banyak orientasi investor Amerika serikat. Pendapatan lebih bernilai relevan daripada nilai buku equitas. Meskipun demikian, Perusahaan besar yang terdaftar khususnya MNEs sekarang mengarah untuk pelaporan pemegang saham perusahaan.
    Hukum perusahaan terlihat sebagai pengaruh utama dalam akuntansi Jerman. Sistem yang legal disusun dengan ketat dan merupakan yang paling menentukan karena berdasarkan sistem hukum romawi sebagai lawan dari sistem anglo amerika. Tradisi keseragaman dalam akuntansi telah mendominasi Jerman, dan telah memimpin perkembangan keseragaman akuntansi di Prancis. Hukum perpajakan Jerman juga berpengaruh kuat dalam sistem akuntansi. Oleh karena itu setiap pinjaman dan pengurangan untuk pajak harus dibebankan ke akun tahunan.
    Profesi akuntan relatif kecil dan pengumuman profesional mempunyai status yang kurang. Bursa efek Jerman tetap relatuf kecil, mencerminkan kenyataan bahwa sumber finansial yang utama berasal dari bank sepanjang kepentingan pemerintah dan keluarga. Perusahaan yang terdaftar dibursa efek sedikit tertutup dan ditahan oleh kepentingan kelompok. Meskipun demikian bursa efek menjadi lebih penting di Jerman dan banyak perusahaan multinasional Jerman terdaftar di bursa efek amerika. Hal ini mempengaruhi kebiasaan pelaporan perusahaan dan mendukung beberapa pengungkapan informasi.
    Kode komersial yang mengatur secara detail mengenai kebutuhan akuntan dalam perusahaan perseroan terbatas. Hal ini telah diatur oleh Accounting Directives Law of 1985. yang mengimplikasikan EU Fourth and Seventh Directives. Pada prakteknya peraturan perpajakan menjadi lebih dominan dalam isu akuntansi. A German Accounting Standar Board yang didirikan mirip dengan FASB di Amerika Serikat dan kode komersial mengeluarkan peraturan yang mengijinkan akun konsolidasi bisa disiapkan dalam basis amerika. German mengadopsikan IFRS untuk perusahaan yang terdaftar dalam bursa efek mulai tahun 2005 sebagai bagian dari peraturan uni eropa.

Swiss
    Kebanyakan mirip dengan Jerman, tradisi akuntansi di Swiss memberikan informasi untuk keperluan kreditor dan otoritor. Meskupun, pertumbuhan pasar sekuritas Swiss berkembang, dan banyak perusahaan besar swiss mencari modal di pasar keuangan internasional. Akibatnya pertumbuhan perusahaan besar membuat pengungkapan informasi semakin ektensive dan konsisten dengan praktek yang diterima secara internasional.
    Kerahasiaan Swiss dikenal didunia, tentu saja akuntansi swiss diantara konservatif dan kerahasiaan di Eropa dan di dunia sekarang. Seperti di Jerman praktek akuntansi swiss didominasi oleh hukum perusahaan dan peraturan perpajakan. Dengan ukuran yang kecil dan baru level awal dari penyesuaian standar akuntansi.
Meskipun demikian waktu telah berubahwalau agak lambat dan perusahaan swiss meningkatkan kompetisi dalam bisnis dan pasar keuangan internasional. Hukum perusahaan juga telah diubah sesuai dengan EU Fourth and Seventh Directives dan sebuah badan standar akuntansi juga telah didirikan untuk membuat pelaporan akuntansi untuk perusahaan swiss.
    Hukum komersial swiss yang ada sekarang memberikan prinsip umum dari praktek pembukuan dan diikuti oleh semua perusahaan sama halnya dengan peraturan khusus untuk perseroan terbatas. Meskipun aturan akuntansi ini sangat konservatif dan fokus utamanya untuk kepentingan kreditor. Fitur yang esensial dari hukum adalan fokus dengan perawatan modal . Sehingga biaya historis berada diatas batas penilaian, disaat yang bersamaan tidak ada yang menentukan batas bawah. Lebih dari itu, hanya terdapat pengungkapan informasi yang sedikit bagi para pemegang saham.
    Pengidentifikasian atas ketidakpuasan ini diangkat dalam proposal untuk reformasi hukum perusahaan pada tahun 1983 tapi didalam filosofi hukum seharusnya memberikan prinsip yang umum dan pemikiran yang liberal untuk pelaporan keuangan yang disajikan. Tradisi Swiss yang kuat tentang demokrasi konservatisme bawaan dari negara swiss, tidak mengejutkan bahwa reformasi yang diusulkan tersebut memerlukan waktu yang lama untuk di implementasikan. Hukum baru yang lebih objektif disetujui pada tahun 1992, termasuk peningkatan pengungkapan informasi kepada investor dan perlindungan para pemegang saham.
    Selama reformasi hukum perusahaan profesi akuntansi dinaikkan dan dikembangkan sesuai dengan standar akuntansi, yang sebagian besar di inspirasikan oleh model FASB di Amerika. Pada 1984 melalui inisiatif dari Swiss Institute of Certified Accountants, didirikanlah The Foundation fo Accounting and Reporting Recomendation. Organisasi ini mensupervisi standar akuntansi internasional yang independen, dengan basis anggota yang luas yang membuat rekomendasi terhadap akuntansi keuangan dan pelaporan. Rekomendasi ini berniat untuk meningkatkan kualitas akuntan di Swiss dengan menyatukannya dengan hukum perusahaan. IFRS menjadi mandataris bagi perusahaan yang telah terdaftar di bursa efek mulai tahun 2005.
 
AMERIKA LATIN
Kelompok negara-negara latin adalah serupa dengan Kelompok Jerman mengenai hukum perusahaan dan perpajakan tetapi mereka mempunyai suatu kekhasan. Kelompok Latin dapat dibagi menjadi kelompok maju, yang meliputi Argentina, Negeri Belgia, Perancis, Portugal, Spanyol, dan Italia, dan kelompok yang kurang berkembang, yang meliputi seperti negara-negara Brazil, Cili, Kolombia, Mexico, Negara Peru, dan Uruguay. Pengaruh Kolonial Perancis Dan Negeri Belgia, pada satu sisi, dan Spanyol Dan Portugal, pada sisi lain, adalah juga kelihatan pada sejumlah negara Afrika ( E.G., Zaire, Senegal) dan Selatan Amerika ( e.g., Argentina, Brazil, Mexico, Negara Peru). Akuntansi Latin cenderung secara relatif lebih rahasia dan konservatif kepada Negara-negara Anglo-American.

Perancis
Tradisi Akuntansi di Perancis memberi pilihan kepada kebutuhan informasi kreditur dan otoritas pajak, seperti di Negara Jerman. Penekanan ini mengubah, bagaimana sedikitnya sampai taraf tertentu, berkenaan dengan besar korporasi yang didaftarkan dan terutama MNEs. Tekanan Pasar internasional sepertinya akan memberi harapan kepada suatu pendekatan yang lebih berorientasi kepada pemegang saham, terutama yang berkenaan dengan akun konsolidasi. Tentu saja, Hukum Peransic telah diamandemen berkenaan dengan akun konsolidasi untuk persiapan penggunaan U.S. GAAP atau Standard Akuntansi Internasional.
    Seperti di Negara-Negara dengan bahasa Jerman, Hukum Perusahaan sepertinya menjadi pengaruh yang utama atas akuntansi di Perancis. Hukum yang berkenaan dengan akuntansi dapat ditelusuri balik ke Kode de Commerce pada awal tahun 1800-an. Hukum Perancis mencerminkan posisi klasik, berawal dari Revolusi Perancis dan Code Napoleon, perjanjian itu menciptakan obligasi dalam perdagangan untuk memelihara rekening dan menyiapkan laporan keuangan. Ini adalah keunikan Penekanan Perancis pada keseragaman dan aplikasinya berdasarkan kode akuntansi nasional yang distandardisasi, Plan Comptable General.
    Kode ini, didasarkan pada Gagasan Jerman dan dikembangkan semasa Pendudukan Jerman 1940- 1945, pertama diterapkan pada 1947. Tujuan, yang mana masih belum tercapai, adalah untuk mempromosikan perencanaan ekonomi negara yang lebih efektif. Kode adalah tanggung jawab Coseil Nationale de la Comptabilite, the French National, dan diterapkan melalui hukum perusahaan. Isi dari Plan Comptable General adalah luas dan meliputi suatu daftar perkiraan terperinci, dengan klasifikasi kode numerik untuk semua rekening, aturan yang berkenaan dengan penilaian dan pengukuran laba, model untuk presentasi laporan keuangan, kebutuhan konsolidasi, dan seterusnya. Pengaruh kode adalah semua dapat meresap dan mempromosikan lebih banyak pendekatan sesuai dengan hukum ke akuntansi dibanding pendekatan keputusan Judgmental Anglo-American. Suatu hukum akuntansi baru, digunakan sejak 1983, implementasi Plan Comptable General (1982) yang ditinjau kembali, yang telah disiapkan sebagai jawaban atas EU Fourth Directive. Hukum lebih lanjut telah digunakan sejak 1985 dan 1986 untuk menerapkan EU Seventh Directive pada akun konsolidasi.
Terlepas dari hukum perusahaan dan the Plan Comptable, perpajakan merupakan suatu pengaruh utama atas Akuntansi Perancis. Hukum perpajakan cenderung mengesampingkan aturan akuntansi sebagai perluasan pengurangan untuk pembayaran pajak harus dicatat pada akun-akun jika terjadi tuntutan atas manfaat pajak tersebut. Bagaimanapun, di bawah tahun1982 Plan Comptable General, aturan tersebut mengijinkan suatu pembedaan antara penyusutan ekonomi dan penyusutan pengecualian, yang belakangan disebut kelebihan pajak yang dapat dikurangi diatas penyusutan ekonomi.
    Profesi Akuntansi di Prancis relatif kecil dan kekurangan rekan pendamping di dalam Negara-negara Anglo-American. Yang menarik, peran akuntansi umum dan auditing dilaksanakan oleh institusi terpisah yang dibentuk berdasarkan hukum ( yaitu Ordre des Experts Comptables et des Comptables Agrees ( OECCA) dan Compagnie Nationale des Commissaires aux Comptes ( CNCC).
    Bursa saham masih relatif kecil di Prancis, seperti di Negara Jerman, Yang mencerminkan fakta bahwa sumber keuangan yang utama adalah bank, pemerintah, dan minat keluarga. Bagaimanapun, penekanan lebih pada minat investor telah diberikan beberapa tahun belakangan ini mengikuti penetapan dari Commission des Operations de Bourse (COB) tahun 1967. Ini adalah Padanan Perancis dari U.S. Securities and Exchange Commission (SEC), tetapi didalam praktek telah dipromosikan pengembangan didalam pelaporan keuangan, seperti konsolidasi dan penyingkapan, dengan pencarian kooperasi korporasi dibanding melalui pemaksaan peraturan. Sebagai bagian dari EU, Perancis mengadopsi IFRS untuk perusahaan yang didaftarkan mulai tahun 2005.

Italia
Seperti di Perancis, ketertarikan pemerintah dan otoritas pajak mendapat tempat utama dari pada pemegang saham, walupun ketimpangan sekarang berubahseperti perusahaan besar Italia menjadi lebih terlibat dalam pasar keuangan internasional.
Di Italia, pengaruh dari undang-undang perusahaan (the cicil code) dan regulasi pajak pada akuntansi sama seperti di sejumlah Negara continental Eropa dan terutama Prancis, Belgia, dan Spanyol. Akuntansi Italia pada prakteknya mempunyai banyak kesamaan dengan negara-negara tetangga di Eropa meskipun pada kenyataannya hanya EU Fourth dan Seventh Directives yang diimplementasikan, mulai tahun 1991. Hal ini terutama berlaku untuk perusahaan-perusahaan terdaftar, yang menjadi subjek aturan tambahan dan peraturan bursa saham. Lebih lanjut, sejumlah perusahaan MNEs besar mebuat pengungkapan sukarela dalam menyikapi tekanan pasar modal internasional.
Sementara pembukuan berpansangan yang asli dapat ditelusuri pada abad ke 13 di Italia, pengisian akun tahunan oleh perusahaan yang mempunyai ijin yang dibutuhkan oleh undang-undang sejak 1882, telah memaksa peningkatan rezim yang lebih keras, pada 1991 telah diperbaharui oleh undang-undang dari EU Directive.
Akun tersebut digunakan sebagai dasar pengenaan pajak, seperti dikembangkan Negara-negara eropa, terdapat tradisi dari konservatif untuk meminimalkan keuntungan pajak dan distribusi ke pemegang saham. Ini juga bukan hal yang tidak umum untuk perusahaan Italia untuk menyajikan kelompok akuk-akun untuk manajemen otoritas pajak, dan pemegang saham. Tetapi bidang ini telah dikurangi pada tahun belakangan ini. Dalam hal ini, perusahaan yang terdaftar menjadi subjek dari aturan tambahan terutama oleh CONSOB, kurang lebih sama dengan U.S.SEC. CONCOB didirikan tahun 1974 dan bertanggungjawab untuk sejumlah perkembangan penting yang meliputi peryaratan tersebut, sebagai tambahan diperlukan audit, perusahaan terdaftar mempunyai audit yang lebih luas oleh perusahaan audit yang diakui. CONSOB juga mempunyai otoritas untuk meminta pencatatan akun-akun konsolidasi oleh kelompok perusahaan tetapi di dalam praktek perusahaan berani tidak melakukan sesuai dengan yang seharusnya.

AKUNTANSI ASIA
Jepang
Mengesampingkan pengaruh dari pasar saham, tradisi akuntansi di Jepang lebih condong kea rah kebutuhan innformasi dan prioritas kreditor dan petugas pajak.
Pemerintah telah menjadi pengaruh utama dalam segala aspek akuntansi di Jepang. Pertaturan komersial, yang dibuat setelah peraturan komersial Jerman pada abad ke 19 dikenalakan pada tahun 1890 dengan tujuuan melindungi kreditor. Setelah PD II, peraturan perdangangan direvisi untuk melindungi kepentingan investor, mengikuti praktek AS. Lebih jauh lagi di tahun 1948, sekuritas dan hukum perdagangan baru dikenalkan, dengan mengikuti UU sekuritas AS tahun 1933 dan 1934, untuk melindungi investor diperusahaan public yang terdaftar dalam bursa saham atau dengan saham yang diperjualbelikan di Over-The Counter Market.
Hukum Pajak prusahaan adalah faktor utama lain, if not over riding. Pengaruh atas praktek pengukuran pendapatan dalam pengembalian pajak perusahaan harus didasarkan pada akun tahunan yang dikeluarkan oleh pemegang saham. Mirip seperti Perancis dan Jerman, tax deductible expenses termasuk depresiasi tidak bisa diklaim untuk tujuan pajak kecuali mereka dikenakan di akun perusahaan perseorangan. Terdapat tendensi menuju arah akuntansi yang sangat konservatif di Jepang.
Institusi pemerintah terlibat secara langsung dalam pengaturan standar akuntansi. BADC, yang mana menetapkan Standar Akuntansi Keuangan untuk perusahaan Bisnis, adalah sebuah badan advisor dengan MOF. MOF bertanggung jawab untuk hukm sekuritas dan perdangangan. Disisi lain, menteri hukum bertanggungjawab terhadap aplikasi dari Peraturan Perdangangan. Dengan sistem akuntansi dibawah yuridikasi dua institusi pemerintah, dimana tidak ada penyatuan pendekatan kea rah regulasi. Faktanya, sejumlah besar perushaan yang ikut kedalam bursa saham harus menyiapkan dua set laporan keuangan satu untuk peraturan perdagangan dan yang lain untuk hukum seluritas dan perdagangan. Meski perbedaan bentuk presentasi lebih penting dari pada perbedaan isinya peraturan perdagangan juga mensyaratkan laporan keuangan nonkonsolidasi. Disisi lain hukum sekuritas dan perdagangan mensyaratkan laporan keuangan nonkonsolidasi dan audit independen. Tetapi persyaratan seperti itu ddianggap sebagai informasi tambahan untuk akun perusahaan induk.
Akuntansi untuk kombinasi bisnis telah menjadi sumber kecemasan di Jepang karena sifat alami unik yang dimiliki oleh bisnis keiretsu dibentuk sebagai kombinasi bisnis yang mana ada sistem direktorat terkunci dari bentuk bisnis yang bertujuan untuk bekerjasama dalam keiretsu adalah Bank Pembangunan, Manufaktur, supplier dan sebagainya. Ada pemegang saham terkunci yang bukan pemilik utama, tetapi mempengaruhi kontol perusahaan di Keiretsu. Ekonomi Jepang telah berjuang beberapa tahun terakhir, Keiretsu juga telah lebih terbuka untuk melakukan bisnis dengan entitas bisnis lainnya.

0 komentar:

Poskan Komentar