Rabu, 10 November 2010

SISTEM INFORMASI KEUANGAN

SISTEM INFORMASI KEUANGAN


 

    Kita telah mengetahui bahwa fungsi keuangan berhubungan dengan arus uang yang melalui perusahaan. Pertama, perlu diperoleh uang yang cukup untuk mendukung kegiatan manufaktur, pemasaran, dan kegiatan lain. Kemudian, dana ini perlu dikendalikan untuk memastikan agar dana tersebut digunakan dengan cara yang paling efektif.

    Semua manajer dalam perusahaan memiliki tanggung jawab keuangan. Paling tidak mereka diberikan suatu anggaran operasi dan diharapkan untuk mengendalikan pengeluaran pada batas yang telah ditentukan. Informasi yang menjelaskan arus uang, baik anggaran maupun aktual, memungkinkan manajer memenuhi tanggung jawab keuangannya.

    Para manajer di berbagai area dalam lingkungan perusahaan juga berkepentingan dengan soal keuangan perusahaan. Juga, banyak informasi keuangan yang ditujukan bagi kelompok dan organisasi yang tidak pernah berhubungan langsung dengan perusahaan.

     Sistem informasi keuangan memenuhi kebutuhan manajer maupun elemen-elemen lingkungan perusahaan atas informasi yang menjelaskan status keuangan perusahaan.


 

PERANGKAT KEUANGAN LUNAK SIAP PAKAI

    Perangkat lunak aplikasi siap pakai sebagian besar merupakan paket pengolahan data seperti gaji, persediaan dan piutang. Istilah bisnis umum dan khusus industri untuk menggambarkan paket-paket ini. Manajer keuangan dan analisis juga banyak menggunakan spreadsheet elektronik yang merupakan contoh dari paket-paket produktivitas perorangan. Baris-baris spreadsheet sangat baik untuk menggambarkan data keuangan seperti penjualan dan harga pokok penjualan dan kolom-kolomnya dapat menggambarkan periode waktu seperti bulan, triwulan atau tahun.

    Sistem perangkat lunak siap pakai ini memungkinkan perusahaan kecil mencapai pengendalian keuangan yang baik tanpa melakukan investasi dalam staf jasa informasi yang besar. Sistem itu juga digunakan secara luas pada perusahaan besar, sifatnya yang memudahkan pemakai menjadi pendorong utama end-user-computing.


 

MODEL SISTEM INFORMASI KEUANGAN

    Istilah sistem informasi keuangan untuk menjelaskan subsistem CBIS yang memberikan informasi kepada orang atau kelompok baik di dalam maupun di luar perusahaan mengenai masalah keuangan perusahaan, informasi yang disajikan dalam bentuk laporan periodik, laporan khusus hasil dari simulasi matematika, komunikasi elektronik dan saran dari sistem pakar.

    Sistem informasi keuangan mempunyai output dan input. Dua dari subsistem input, sistem informasi akuntansi dan suatu subsistem yang dikhususkan untuk mengumpulkan intelijen, juga terdapat dari sistem fungsional lainnya. Subsistem ketiga, audit internal, terdiri dari auditor yang menganalisis sistem konseptual perusahaan memastikan bahwa data-data keuangan diproses secara cepat.

    Tiga subsistem output mempengaruhi arus uang perusahaan. Subsistem peramalan (forecasting) memproyeksikan kegiatan jangka panjang perusahaan dalam lingkungan ekonomi.subsistem manajemen dana mengelola arus uang, menjaganya agar tetap seimbang dan positif. Subsistem pengendalian memungkinkan manajer untuk menggunakan secara efektif semua jenis sumber daya yang tersedia.


 

Subsistem Informasi Akuntansi

Pentingnya Data Akuntansi

    Data akuntansi menyediakan catatan mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan keuangan yang terjadi dalam perusahaan. Catatan dibuat untuk setiap transaksi, menjelaskan apa yang terjadi, kapan terjadinya, siapa yang terlibat dan (dalam banyak kasus) berapa banyak uang yang terlibat. Data ini dapat dianalisis dalam berbagai cara untuk memenuhi sebagian kebutuhan informasi manajemen.

    SIA merupakan satu-satunya komponen input yang terdapat pada seluruh sistem informasi fungsional. Bahkan secara lebih mendasar, SIA merupakan dasar yang di atasnya dibangun semua subsistem informasi berorientasi CBIS. Jika perusahaan tidak mempunyai SIA yang baik, perusahaan tidak dapat berharap untuk memiliki SIM, DSS, dan sistem pakar yang baik.


 

Subsistem Audit Internal

    Perusahaan besar maupun kecil bergantung pada auditor eksternal untuk mengaudit catatan akuntansinya untuk menguji kebenarannya. Laporan tahunan pemegang saham berisi Laporan kepada Pemegang Saham yang menyatakan bahwa audit telah dilakukan.

    Perusahaan yang lebih memiliki sendiri staf auditor internal, yang melakukan analisis yang sama seperti auditor eksternal tetapi memiliki lingkup tanggung jawab yang lebih luas. Kita memasukkan audit internal sebagai subsistem input dari sistem informasi keuangan karena kemampuannya untuk mengevaluasi dan mempengaruhi operasi perusahaan secara independen dari sudut pandang keuangan.


 

Subsistem Intelijen Keuangan

    Karena fungsi keuangan mengendalikan arus uang melalui perusahaan, informasi diperlukan untuk mempercepat arusnya. Subsistem intelijen keuangan berusaha mengidentifikasi sumber-sumber terbaik modal tambahan dan investasi terbaik bagi kelebihan dana. Untuk mencapai tujuan ini, subsistem informasi keuangan mengumpulkan data dan informasi dari pemegang saham dan masyarakat keuangan. Sama seperti sistem informasi fungsional lain, subsistem informasi keuangan juga mengumpulkan data dan informasi dari pemerintah. Banyak informasi yang mempengaruhi arus uang datang dari pemerintah pusat dan, sebagian kecil, dari pemerintah daerah atau propinsi, dan pemerintah lokal.


 

Sistem Peramalan

    Peramalan (forecasting) merupakan salah satu kegiatan matematis tertua dalam bisnis. Peramalan ini telah dilakukan bertahun-tahun sebelum komputer, menggunakan kalkulator meja. Komputer memungkinkan peramal (forecasters) membuat perhitungan secara lebih cepat dan mudah. Dalam menentukan kontribusi yang dapat dilakukan peramalan pada perusahaan, anda harus mengingat tiga fakta dasar dalam pikiran.

  • Semua peramalan merupakan proyeksi dari masa lalu
  • Semua peramalan terdiri dari keputusan semistruktur
  • Tidak ada teknik peramalan yang sempurna

Subsistem Manajemen Dana

    Arus uang dari lingkungan, melalui perusahaan, dan kembali ke lingkungan adalah penting karena uang digunakan untuk memperoleh sumber daya fisik lain. Arus ini dapat dikelola untuk mencapai 2 tujuan :

  • Untuk memastikan bahwa arus masuk pendapatan lebih besar dari arus keluar biaya
  • Untuk memastikan bahwa keadaan ini akan tetap stabil sepanjang tahun


 

Subsistem pengendalian

    Manajer memiliki tujuan operasional yang harus dicapai, seperti memproduksi atau menjual sejumlah atau senilai tertentu barang. Manajer diberikan suatu anggaran operasi (operating budget), yaitu jumlah uang yang tersedia untuk digunakan dalam memenuhi tujuan operasional. Anggaran tersebut biasanya meliputi operasi untuk satu tahun fiskal, atau tahun finansial.


 

PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI KEUANGAN OLEH MANAJER

    Arus uang keluar perusahaan dipengaruhi oleh anggaran operasi. Manajer di seluruh perusahaan menggunakan anggaran sebagai mekanisme pengendalian. Laporan anggaran bulanan selama tahun fiskal memberitahukan manajer seberapa baik kinerja mereka dibandingkan dengan anggarannya. Manajer juga menggunakan rasio-rasio untuk membandingkan kinerja unitnya dengan standar yang telah ditetapkan perusahaan, industri dan bisnis secara keseluruhan.


 

0 komentar:

Poskan Komentar