Senin, 07 Desember 2009

PENGUNGKAPAN YANG DIHARUSKAN UNTUK OPERASI PADA BERBAGAI INDUSTRI

Adapun informasi yang harus dimasukkan dalam segmen pelaporan dan segmen industry lain secara agregat dapat diikhtisarkan sebagai berikut:



Pendapatan


1. Jumlah pendapatan dari pihak yang tidak terafiliasi

2. Jumlah pendapatan dari pihak yang terafiliasi

3. Rekonsiliasi antara jumlah pendapatan dari seluruh segmen pelaporan dengan pendapatan yang dilaporkan dalam laporan laba rugi perusahaan

4. Basis akuntansi untuk penjualan dan transfer antarsegmen, termasuk di dalamnya dampak suatu perubahan dalam basis laba usaha atau rugi usaha segmen.


Aktiva


1. Jumlah terbawa agregat dari aktiva yang dapat diidentifikasi

2. Rekonsiliasi antara aktiva yang dapat diidentifikasi dari seluruh segmen pelaporan dan segmen industry lain dengan total aktiva konsolidasi. Aktiva kantor pusat diidentifikasi secara terpisah dalam rekonsiliasi



Profitabilitas


1. Jumlah laba usaha atau rugi usaha

2. Sifat dan jumlah pos-pos yang tidak umum atau jarang terjadi untuk setiap segmen pelaporan dan segmen industry lain.


3. Rekonsiliasi antara laba usaha atau rugi usaha dari seluruh segmen pelaporan dan segmen industry lain dengan laba operasi sebelum pajak seperti dicerminkan dalam laporan laba rugi konsolidasi. Beban-beban kantor pusat diungkapkan secara terpisah. (rekonsiliasi adalah untuk laba sebelum pajak sebelum keuntungan atau kerugian non operasi,pos-pos luar biasa, dan efek kumulatif perubahan dalam prinsip akuntansi.

4. Efek dari laba usaha atau rugi usaha segmen pelaporan atas suatu eprubahan dalam mengalokasikan beban-beban usaha dala setiap segmen.

5. Efek dari laba usaha setiap segmen pelaporan atas suatu eprubahan dalam prinsip akuntansi.


Pengungkapan-Pengungkapan Lain


1. Jumlah agregat depresiaasi, deplesi, dan beban amortisasi untuk setiap segmen pelaporan.

2. Jumlah pengeluaran modal untuk setiap segmen industry pelaporan

3. Jumlah investasi pada dan pendapatan dari anak-anak perusahaan yang tidak dikonsolidasi dan ekuitas investi lain yang operasinya terintegrasi vertical dengan operasi dari segmen industry pelaporan.

4. Wilayah geografis dimana suatu investi dipertanggung jawabkan dengan metode ekuitas yang terintegrasi secara vertical beroperasi.

5. Produk atau jasa dari setiap segmen industry pelaporan dan kebijakan akuntansi yang berhubungan dengan informasi segmen yang tidak diungkapkan dalam laporan keuangan.

0 komentar:

Poskan Komentar